Bagaimana Cara Kerja Arsitek Perencana

Bagaimana Cara Kerja Arsitek Perencana

Bagaimana cara kerja arsitek perencana. Arsitek akan mencerminkan seberapa profesionalnya arsitek tersebut bekerja. Arsitek bertanggung jawab terhadap seluruh isi gambar desain yang dibuat.

Terutama saat gambar desainnya digunakannya pada saat proses pembangunan.
Adakalanya gambar desain yang sudah dibuat arsitek perencana perlu dilakukan perubahan untuk menyesuaikan dengan kondisi dilapangan.

Walaupun gambar kerja Arsitektur lengkap telah mengatur hingga bagian teknis terkecil, dan arsitek pun telah survey lapangan sebelum mendesain. Akan tetapi yang namanya perubahan di proyek bisa saja terjadi, tak bisa dihindari.

Oleh karena itu disinilah perlunya dibuatkan gambar as built drawing yang pembuatannya sesuai kondisi lapangan.
Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana cara kerja dan lingkup tanggung jawab arsitek konsultan perencana dalam merancang bangunan, yuk kita simak beberapa kondisi berikut:

bagaimana cara kerja arsitek

Apa saja tanggung jawab arsitek dalam proses pembangunan?

  • Memastikan bahwa gambarnya bisa digunakan dalam proses pembangunan
  • Melakukan diskusi dan memberikan penjelasan pada pelaksana pembangunan secara mendetail, dan tidak boleh ada yang terlewatkan terutama mengenai material bahan bangunan
  • Melakukan supervisi/pengawasan lapangan

Kalau terjadi kekeliruan pekerjaan di lapangan tanggung jawab siapa?

  • Kalau gambarnya telah jelas dan rinci, kesalahan di lapangan tentu tanggung jawab pelaksana/kontraktor.
  • Kalau kesalahan terjadi akibat pelaksana tak mampu memahami gambar teknis, maka arsitek bisa dimintai tanggung jawab sebatas menerangkan ulang saja.
  • Kalau kesalahan pekerjaan diakibatkan tak tersedianya gambar, atau akibat gambar yang salah, maka murni itu tanggung jawab arsitek. Arsitek harus memperbaiki atau membuat gambar susulan sebagai keharusan kontrak kerja dengan klien.

Bagaimana cara mengatasinya?

  • Arsitek yang kompeten dan profesional akan membuat spesifikasi teknis bangunan dalam lampiran gambar kerja.
  • Menerangkan alternatif pilihan mampu ketentuan baku penggunaan material. Terutama kelas material yang bakal digunakan finishing, meskipun begitu tak menjadi semua terlaksana persisi.
  • Cara mengatasi kekeliruan pekerjaan di lapangan, kalau menyangkut struksur tak ada toleransi. Harus dibongkar, dibuat ulang sesuai ketentuan bakunya agar tak membahayakan. Kalau kesalahan tak fatal, akal cerdik arsitek banyak akal untuk mengatasi.

Bagaimana cara memilih arsitek yang baik, apa kualifikasinya?

  • Kalau pendekatannya normatif, pilih arsitek yang terdaftar sebagai anggota IAI. Bersertifikat dan kualifikasinya didapat dari pengujian asosiasi IAI tersebut, terpecaya dan memenuhi syarat soal kemampuan.
  • Kalau pendekatannya praktis, pilih arsitek yang berpengalaman, pernah merancang beberapa bangunan dengan ragam kesulitan berbeda dan hasilnya terbukti bagus.

Fee Arsitek

Berapa sih fee seorang Arsitek?

Jika pedoman hubungan kerja antara arsitek dengan pemberi tugas IAI tahun 1991 yang kita jadikan acuannya, perhitungannya berdasar presentase dan total biaya bangunan, atau hitungannya seperti ini :

  • 5-7% untuk bangunan dengan luas 100-250m²
  • 8% untuk bangunan dengan luas diatas 250m²

Hitungan presentase tiap-tiap tahap pekerjaan seperti:

  • 10% untuk pembuatan konsep rancangan
  • 15% untuk pra rencana
  • 30% untuk rancangan pelaksanaan
  • 32,5% untuk pembuatan dokumen pelaksanaan
  • 2,5% untuk taha lelang pekerjaan
  • 10% untuk pengawasan berkala

Namun, pada kenyataannya dilapangan banyak kita temui arsitek memasang tarif jasa desain yang sangat relatif, dengan dalih persaingan atau sekedar ingin mendapatkan proyek.
apakah ini akan merusak pasaran dari para arsitek profesional yang tergabung dalam IAI?

Semua berpulang pada para konsumen pengguna jasa arsitek, mau memberi kepercayaan pada siapa?
Sebagai gambaran dilapangan, teman-teman arsitek menawarkan jasanya berdasarkan hitungan luas bangunan. Mulai dari 30.000 hingga di atas 100.000 per M² luas bangunan.

Ingin dinilai seperti apa profesi anda sebagai Arsitek?

Skill anda, pengalaman anda, hasil karya anda, andalah yang menentukan nilainya.
Dari konsimen, tentunya merekalah yang akan menentukan sendiri kepada siapa ingin menggantungkan impian besarnya memiliki rumah yang didambakannya.

bagaimana cara kerja arsitek

Apakah jika kita menetapakn Fee yang rendah untuk jasa desain yang kita tawarkan itu akan merusak “market” jasa arsitek?

Memang ada benarnya, terutama jika kita melihat arsitek sebagai profesi dengan kemampuan didapat melalui proses belajar yang panjang dan sangat menguras pikiran atau waktu, terutama waktu istirahat yang terbilang lebih singkat dari profesi kebanyakan.

Mau dapatkan Materi dan Info penting lainnya mengenai dunia proyek
silahkan gabung di channel Telegram sharing Jagoproyek ini!join telegram

jagoproyek.comrumah3desain.id
Jl. H. Gedad No. 85  Kel. Paninggilan Utara, Ciledug. Tangerang – Banten 15153
Phone : 0817-7414-2291
Email :  admin@jagodesainproyek.com