Cara Memilih Bahan Bangunan

Memilih Bahan Bangunan

Diantara kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan  adalah teknik memilih material bahan bangunan yang baik. Ada baiknya sebelum pelaksanaan pembangunan, Anda sampaikan beberapa alternatif material kepada owner atau pemilik bangunan untuk dipilih mana yang akan digunakan?

Ada beberapa pertimbangan dalam memilih bahan bangunan yang perlu dianalisa sebelum memutuskan untuk menggunakanya, simak ini yuk !

  • Faktor Kemananan, ada beberapa bagian bangunan tertentu memerlukan proteksi keamanan yang lebih baik, contohnya atap gudang atau toko, memang bisa menggunakan bahan asbes atau multiroof, tapi jelas bahan material ini kurang aman, bagaimana jika dibobol dari atas? akan lebih aman jika di cor beton bertulang bukan?
  • Faktor Keindahan atau Estetika, seberapa indahkah tampak bangunan nantinya jika menggunakan material tersebut? ini berkenaan dengan tampak estetika bangunannya, misalnya model rumah minimalis bisa memakai batu alam untuk mempercantik hunian.
  • Faktor Harga, material dengan harga lebih murah akan banyak dicari para kontraktor, pemborong, mandor atau pengembang perumahan, alasanya ingin mendapat keuntungan lebih. Namun tetap memperhatikan kualitasnya.
  • Faktor Mudah didapat,  material apa yang dibutuhkan dan kebetulan ada dijual di toko bangunan terdekat dengan lokasi proyek bisa menjadi pilihan pertama untuk pengadaan bahan material yang akan digunakan.
  • Faktor Kemudahan dalam Pemasangan, contohnya dalam pekerjaan dinding, ada beberapa pilihan material seperti batako, batu bata atau hebel, masing-masing material punya kelebihan dan kekurangan dalam hal kemudahan pemasanganya.
  • Faktor tingkat Keawetan, berapa lamakah  material yang akan digunakan tersebut bisa bertahan lama dan tidak mengalami perubahan warna jika digunakan sebagai bahan bangunan ?
  • Faktor Kemudahan dalam Perawatan, dalam memilih jenis material tertentu yang akan dipasang pada bagian tertentu, harus Anda ketahui karateristik dari material tersebut. misalnya keramik berteksture kasar jika dipasang ditempat yang sering basah tentu akan ada resiko lumutan, sehingga cukup menyulitkan dalam pembersihanya.
  • Faktor Purna Jual Kembali, ada baiknya Anda juga berpikir berapa nilai ekonomi suatu material bekas ketika sudah tidak digunakan.
  • Ukuran Material, sesuaikan ukuran material yang dipilih dengan luasan ruang (proporsional), contohnya ruangan 3 x 3m’ kurang cocok bila Anda gunakan keramik ukuran 60x60cm, akan lebih manis menggunakan keramik ukuran 30x30cm atau 40x40cm, atau ruangan 6 x 8m’ akan lebih manis menggunakan keramik 60 x 60cm.

Itulah beberapa pertimbangan bila Anda ingin menentukan material bahan bangunan mana yang akan digunakan. Ketepatan dalam memilih material akan membuat bangunan yang Anda bangun akan tampak lebih anggun, cantik, indah dan nggak bosenin. Selamat berexperimen.